Transcript · English → Indonesian
Story of a Boy's Dark Legacy
Mereka datang dari Afrika. Mereka seputih saya.
Saya kira mereka akan berkulit hitam.
Dan, um, karena sesuatu yang dilakukan anak itu,
saya tak pernah menceritakan apa yang dilakukannya.
Anak itu melakukan sesuatu yang sangat kelam
saat dia masih sangat kecil.
Lalu suatu hari saya bertanya kepada
seseorang di lingkaran itu,
Imelda, ibu Joaquin,
saya bertanya kepada Imelda,
saya berkata, "Apakah dia Antikristus?"
Saat itu saya berusia 13 tahun.
Dia bahkan tidak berkedip. Dia berkata, "Tidak, tapi dia akan menunjukkan
tanda itu.
Dan saat kau melihatnya melakukan itu, Antikristus akan naik ke panggung."
Jadi
kini, 40 tahun kemudian,
boom, anak itu
adalah bintang dunia. Nama anak itu saat itu El El
Leon.
Namanya berubah seiring waktu. Kini sudah 40 tahun kemudian,
dan saya melihat anak itu di mana-mana, dan dunia memujanya,
tapi dia adalah raja
Babel.
End of transcript · 136 words · machine translated
Original transcript (English)
They were coming from Africa. They were white as me. I thought they'd be black. And, um, because of something the boy did, I never told what he did. The boy did something very dark
when he was very little. And then one day I asked someone in the circle, Imelda, Joaquin's mother, I asked Imelda,
I said, "Is he the Antichrist?" I was 13 years old. She didn't even blink. She said, "No, but he will present the mark. And when you see him do that, the Antichrist will take the stage."
So now here we are, 40 years later, boom, that boy is the star of the world. The boy's name then was El El Leon.
It's changed over time. We're 40 years later, and I see that boy everywhere, and the world adores him, but he's the king of Babylon.