Harga Kekayaan Indonesia, Ekspor Gas, dan Kebangkitan Bangsa
Hanya kadang-kadang
ada tamu yang enggak tahu diri.
Sudah enggak diundang, ya.
Datang ke sini,
katanya mau dagang,
lama-lama ngerampok.
Bapak tadi kan sempat bilang bahwa kita punya
kekayaannya tapi yang
ngatur harganya...
Orang lain.
Orang lain. Masuk akal enggak itu?
Kalau Singapura saya enggak terlalu--
enggak usah kita terlalu
khawatir kok, loh. Hanya negara lima juta kok.
Jadi, kalau negara-negara lain mau pandangan
lain untuk kita,
hati-hati. Saya juga mungkin memikirkan untuk gas
saya tidak
perpanjang untuk ekspor ke negara tetangga.
Bangsa Indonesia tidak takut siapa pun dan
tidak akan gentar. Indonesia sedang
bangkit. This
giant is waking up.
We will not be anymore the sleeping giant.
We are rising.
End of transcript · 115 words