Transcript · Chinese (China) → Indonesian
Emotional Dialogue in a Relationship
Akui keberadaanku.
Semua orang harus takut dia akan sedih.
Bertengkar denganku. Dari mulutnya
kudengar—Kau tak pernah tahu cara menghormatiku,
tak tahu cara memandangku setara.
Mengapa aku bersama orang sepertimu
selama enam tahun? Orang ini hari ini bisa jadi
kau, bisa juga orang lain.
Kau hanya meminjamku—aku benar-benar lelah.
Kami pernah saling mencintai, tetapi yang satu terlalu angkuh.
Mengapa kau selalu begitu merendahkan?
Yang satu terlalu rendah diri.
Warnanya, tetapi kau memberinya semua
kasih sayang istimewa dan pengertian.
Kita memulai hidup baru bersama.
Kembang api di tengah keramaian pada akhirnya tetap
jatuh.
Bantu aku mencari seseorang. Aku darinya—naik ke dahan,
Dia tanpa berkata apa-apa
mendekatinya dari belakang.
Nomor yang dihubungi tidak aktif.
Di atas dahan, kita berjanji melihat aurora bersama.
Xue Teng, jelas-jelas kau akan menemaniku melihat aurora,
tetapi kau menghilang.
Bagaimana mungkin terharu dianggap cinta?
End of transcript · 141 words · machine translated
Original transcript (Chinese (China))
承认我存在。 - 都要怕他难过。 吵了我。我从她口 - 中听说-你永远不懂得尊重我, 不懂得平等地看待我。
我为什么跟你这样的人在一起 - 六年啊?那这个人今天可以是 - 너,也可以是别人。 你不过是借我-我真挺累的。 我们相爱过,但一个太高傲。
你为什么总是这么高高在上? 一个太卑微。 她的颜色,你却给了她所有 偏愛和懂。 我们一起开始新的生活。
把场面上的烟火终究还 - 是坠落。 帮我找个人。我从她-上枝头, 他不声不响地 - 从后面逼近了她。
- 拨打的号码是空号。 上枝头,我们说好一起看极光。 雪藤,明明要陪我看去极光, - 但你卻不见了。 感动怎么算是爱的。