Transcript · Arabic → Indonesian

Discussion on Faith and Society in Gaza

Aku dari Gaza. Apakah kami layak meraih kemenangan? Jawabannya tidak.

Baik, kau akan bertanya kenapa? Pertama, banyak orang menghina

Tuhan dan agama. Kedua, banyak orang mengucapkan

perkataan kufur seperti, "Demi kehormatan-Mu, wahai Tuhan," atau "Demi kehormatan Allah."

Atau, "Ya Allah, tindaslah orang yang menzalimiku."

Ketiga, banyak orang mengejek sunah

seperti persoalan haid dan nifas, juga janggut.

Keempat, banyak orang mengatakan bahwa iman ada di hati, seperti

ucapan mereka, "Orang yang salat mungkin lebih baik di sisi Allah daripada imam

masjid." Kelima, maraknya pencurian

pengkhianatan, kefasikan, dan penipuan di antara masyarakat.

Ketujuh, berhukum kepada hukum buatan manusia.

Kedelapan, aku tidak mengenal seorang pun dai yang berbicara tentang tauhid

dan melawan kemusyrikan. Kami, warga Gaza, tidak layak

meraih kemenangan, baik dari dekat maupun jauh. Karena

begitu sering mendengar penghinaan terhadap Tuhan dan agama, aku merasa

mual dan jijik. Aku bersumpah demi Allah

Yang Maha Agung, Dia menjadi saksi atas apa yang kukatakan dalam video ini, setiap yang

kukatakan benar menurut pengetahuanku, bahwa jumlah penduduk Gaza

dua setengah juta, dan jumlah mereka yang

tidak menghina Tuhan dan agama tidak melebihi seratus ribu orang atau

Wanita. Sepengetahuan saya, karena seringnya atau intensnya

pergaulan saya dengan orang-orang. Mungkin ada yang bilang saya berlebihan.

Ini berdasarkan pengalaman saya.

Siapa yang bisa menyebut saya pembohong, saya tantang dia. Saya

telah bergaul dengan berbagai lapisan masyarakat. Demi Allah,

saya pernah mendengar penghinaan terhadap Tuhan dan agama di tengah masjid.

Saya juga mendengar seorang wanita bercadar menghina Tuhan dan agama

kepada suaminya. Saya melihat, saya melihat seorang pemuda berjanggut,

tetapi janggutnya tidak sesuai syariat, maksudnya belum

berjanggut penuh. Ia menghina Tuhan dan agama. Saya

demi Allah, pernah mendengar para pedagang dan sebagian pegawai

menghina Tuhan dan agama. Demi Allah, saya pernah mendengar

para wanita tua dan pria tua,

orang-orang pincang dan penyandang disabilitas menghina Tuhan dan agama.

Saya melihat seorang pria yang salat menghina Tuhan dan agama. Dari

seringnya saya mendengar penghinaan terhadap Tuhan dan agama, rakyat

Gaza tidak religius dan tidak menyukai agama.

End of transcript · 328 words · machine translated

Original transcript (Arabic)

أنا من غزة. هل نحن مؤهلين للنصر؟ الجواب لا. طيب راح تسأل ليش؟ واحد عدد كبير من الناس يسبون الرب والدين. ثانيا عدد كبير من الناس يقولون أقوال كفرية مثل بشرف ربك أو بعرض الله أو اللهم اظلم الذي ظلمني.

ثالثا عدد كبير من الناس يستهزئون بالسنة مثل مسائل الحيض والنفاس مثل اللحية. أربعة عدد كبير من الناس تقول الإيمان بالقلب مثل قولهم اللي بيصلي يمكن أحسن عند الله من إمام المسجد. خامسا انتشار السرقة

والغدر والفجور والنصب بين الناس. سابعا التحاكم للقوانين الوضعية. ثامنا لا أعرف أحد من الدعاة يتكلمون بالتوحيد ويحاربون الشرك. نحن أهل غزة غير مؤهلين للنصر لا من قريب ولا من بعيد. من

كثر ما سمعت سب الرب والدين أصابتني الغثيان والاشمئزاز. وأقسم بالله العظيم على ما أقول شهيد في هذا المقطع كل ما أقوله صحيح حسب علمي أن عدد سكان غزة اثنين مليون ونصف لا يتجاوز من الذين

لا يسبون الرب والدين مئة ألف رجل أو امرأة. هذا حسب علمي من كثر أو من شدة اختلاطي بالناس. يمكن البعض يقول أنت تبالغ. هذا حسب تجربتي. ومن يستطيع أن يكذبني أنا أتحداه. أنا

اختلطت في عدة طبقات من الناس. والله قد سمعت سب الرب والدين في نصف المسجد. وسمعت امرأة متنقبة تسب الرب والدين على زوجها. ورأيت ورأيت شاب تحلي ولكن اللحية غير شرعية يعني ليست لم تكن

اللحية كاملة. يسب الرب والدين. قد والله سمعت التجار وبعض الموظفين يسبون الرب والدين. والله قد سمعت العجائز والعجوز والمكرصحين والمعاقين يسبون الرب والدين.

ورأيت رجل مصلي يسب الرب والدين من كثر ما سمعت سب الرب والدين. شعب غزة غير متدين ولا يحب الدين.

iPhone app Translate videos on your iPhone Paste a TikTok, Instagram or X link, add subtitles in your language and save the video to Photos.

Read any video in your language

Paste a link from X, TikTok, YouTube or Instagram. You get a page like this one.