Exploring Qubic Cryptocurrency Features
Pada episode sebelumnya, kita telah membahas model emisi,
pasokan maksimum, mekanisme halving,
serta peran supply watcher dalam menjaga keseimbangan ekonomi.
Hampir semua proyek kripto, satu koin dapat dipecah menjadi satuan yang sangat kecil.
Bitcoin misalnya memiliki 8 angka desimal,
sementara Ethereum menggunakan hingga 18 angka desimal.
Qubic mengambil pendekatan yang berbeda.
Satu Qubic adalah satu unit utuh, tidak ada angka di belakang koma,
tidak ada pecahan token.
Setiap transaksi dilakukan menggunakan bilangan bulat atau integer.
Pendekatan ini bukan sekadar soal tampilan.
Dengan menghilangkan desimal,
perhitungan menjadi lebih sederhana,
lebih deterministik, dan lebih efisien untuk diproses oleh jaringan.
Seluruh sistem bekerja menggunakan unit yang utuh,
sehingga mengurangi kompleksitas perhitungan pada level protokol.
Sekilas 200 triliun terdengar jauh lebih banyak daripada 21 juta,
namun perbandingan itu belum sepenuhnya adil.
Satu Bitcoin dapat dibagi menjadi 100 juta satoshi,
sehingga total unit terkecil yang dapat dimiliki
di jaringan Bitcoin mencapai sekitar 2,1 kuadriliun unit.
Sebaliknya, satu Qubic adalah satu unit utuh,
tidak ada pecahan di bawahnya.
Jika dibandingkan pada tingkat unit terkecil,
jumlah maksimum unit Qubic sekitar 10 kali lebih sedikit
daripada jumlah satoshi di jaringan Bitcoin.
Dan yang lebih menarik, jika Anda mengirim maupun menerima Qubic,
tidak akan dikenakan biaya transaksi.
Tidak ada gas fee yang harus dibayarkan
hanya untuk memindahkan aset dari satu alamat ke alamat lainnya.
Anda dapat mengirim Qubic dalam jumlah kecil maupun besar
tanpa perlu khawatir biaya transaksi akan mengurangi nilai yang dikirim.
Pengalaman ini terasa lebih sederhana, lebih efisien,
dan lebih nyaman untuk penggunaan sehari-hari.
Sekali lagi ini bukan nasihat keuangan maupun rekomendasi investasi.
Anda dapat mendukung saya dengan berdonasi menggunakan Qubic melalui alamat tertera.
Dukungan Anda akan membantu saya untuk terus bersemangat
membuat episode berikutnya. Terima kasih.
End of transcript · 281 words