Poetic Exploration of Sin and Reality
Wahai setan yang bersembunyi di antara
manggarai, tak mampu diusir dengan
rumput liar. Merasuki bangunan
kepala, dan mengendap hingga jadi
lumrah.
Ruang khayal yang telah kau buka,
beri pembenaran pada dosa.
Manusia yang tak tabu berbohong, dan
coba ciptakan suami rona.
Kau pun berkenalan di
waktu di Nusantara lahir.
Dan mati jadikan jagat mana,
melayi kalau adoh menafsir.
End of transcript · 58 words