Father Welcomes Wife's Child From Her Previous Marriage
Assalamualaikum. Who is that? Kids, are you eating? Who is this?
We only have two children in this house. Who is that?
A child just arrived from the village, sir. I am sorry, sir.
Your child? Is this your child from your previous husband? Yes, sir.
Why are you afraid? Why are you afraid?
Her father is already married again, so I brought her here. I was afraid you would not accept her.
Astagfirullahaladzim. Who did I think it was?
I thought you were a boy. What is this? Eat, eat, eat.
It is all right, sir. It is all right, dear. Oh Allah.
I already consider her my own child. I told you, right.
Bring your child here at this age. Let her go to school here.
With her younger siblings. Consider it this way. These are all your children.
But the village elder said my child is not allowed to come here.
Do not pay attention to my mother. Do not pay attention to my family.
Put us first, all right.
I love you, I care about you, I will marry you.
I am ready to accept your child.
Eat, eat. Don’t be afraid, don’t be afraid.
I’m scared, Dad. I feel like a stepchild.
And later my child will hate me.
There is no child called a stepchild. There is no such thing as a stepchild.
Remember. Throw away that thing called “stepchild.”
All are biological children.
Especially since I already married your mother.
I am ready to accept you. That’s it.
Older sibling, Zaki.
Make him the sibling of all of you.
A full sibling, okay.
You will never not love him.
All right, you eat.
This is your big brother’s.
All right, you eat.
Eat what’s Dad’s.
Don’t be sad.
Don’t call me stepdad.
Just call me Dad. There is no such thing as a stepdad.
There is no such thing as a stepchild.
These are all children. All are dads.
Thank you, kind Dad.
Later our expenses will increase again, Mas.
It’s okay. Let it be. Spend your whole salary.
End of transcript · 346 words · machine translated
Transcribed and translated with TranslateMom. Paste any video link to get subtitles and a transcript in your language.
Original transcript (Indonesian)
Assalamualaikum. Siapa itu? Nak, kalian lagi makan? Ini siapa? Anak kita cuma dua di rumah ini. Itu siapa? Anak baru datang dari kampung, mas. Maaf, mas. Anak kamu? Ini anak kamu dari suami kamu dulu? Iya, mas. Kenapa kamu takut? Kenapa kamu takut?
Ayahnya udah nikah lagi, jadi aku kasih dia ke sini. Aku takut kamu gak menerimanya. Astagfirullahaladzim. Kupikir siapa? Kupikir kamu laki-laki. Kenapa ini? Makan, makan, makan. Gak apa-apa, ya, mas. Gak apa-apa, sayang. Ya Allah. Sudah aku anggap anak sendiri. Kan aku udah bilang.
Ajak anak kamu segini. Sekolah di sini. Sama adik-adiknya. Anggap. Ini kan anak kamu semua. Tapi kata ibu kampung, gak boleh anakku kesini. Jangan pedulikan ibuku. Jangan pedulikan keluargaku. Utamakan kita, ya.
Aku cinta sama kamu, sayang sama kamu, nikah sama kamu. Anak kamu siapku terima. Makan, makan. Jangan takut, jangan takut. Aku takut, ayah. Diri risih. Dan nanti benci anakku.
Gak ada anak yang namanya diri risih. Gak ada yang namanya anak diri. Ingat. Buang yang namanya anak diri itu. Semua anak kandung. Apalagi aku sudah nikah sama ibu kamu. Siap menerima kamu. Itu.
Kakak, Zaki. Jadikan ini saudara kalian semua. Saudara kandung, ya. Gak pernah kalian gak sayang sama dia. Yaudah kamu makan.
Ini punya abang. Yaudah kamu makan. Makan punya ayah. Jangan sedih. Jangan panggil ayah diri.
Panggil ayah saja. Gak ada yang namanya ayah diri. Gak ada yang namanya anak diri. Ini semua anak. Semua ayah. Makasih, ayah baik. Nanti kita nambah lagi pengeluarannya, Mas.
Gak apa-apa. Biarin. Habis-habis gaji.