Menteri Jelaskan Perambahan Tesso Nilo dan Debat dengan Greenpeace
Kamu ini kan menteri, kenapa kalah itu sama
perambah di Tesso Nilo itu?
Ah, saya jelaskan, Bung. Ini bukan Amerika.
Amerika negara sudah 200 tahun merdeka. Kita
ini baru reformasi. Pejabat-pejabat ini takut
sama rakyat. Karena rakyat sekarang begitu kuasa.
Dulu pilihan DPR, sekarang pilihan rakyat. Bayangkan,
saya mau nangkap di Tesso Nilo itu, jangankan
nangkap, masuk saja enggak bisa. Karena ada
50.000 orang di sana. Yang menguasai taman nasional
itu. Perasaan Bapak menjelaskan enggak sepanjang
ini, Pak, di video itu?
Ya mungkin dipotong, diedit. Kan dia yang punya
kamera, saya kan enggak punya. Kan dia semua
timnya, saya enggak ada. Saya ajak dia sebetulnya
berdebat di depan... di anu, di apa tuh... Di
forum lah. Ada media. Ada 20 media nunggunya.
Tapi media dilewatkan. Karena saya pada waktu
itu... ditantang oleh Greenpeace. Saya debat
terbuka. Debat terbuka. Wasitnya waktu itu almarhum
Faisal Basri. Greenpeace. Kita bertahap. Kalau
kamu bisa membuktikan saya bersalah, saya berhenti.
Saya ingin kalau kita... apa, debat atau ada
sesuatu... itu terbuka. Saya bisa nyampaikan
pikiran. Sekeras apa pun silakan, buat enggak
masalah buat saya.
End of transcript · 180 words